Chat with us, powered by LiveChat
Sepakbola

Lukaku yang Pertama Capai 50 Gol di Timnas Belgia

single-image

Romelu Lukaku lahir di Antwerp, Belgia , 13 Mei 1993; umur 26 tahun adalah pemain sepak bola profesional asal Belgia yang bermain sebagai penyerang untuk klub Liga Inggris yaitu Manchester United dan Tim Nasional Belgia

Lukaku pernah bermain untuk K. Rupel Boom F.C., Lierse S.K., dan memulai debut profesional saat bersama Anderlecht di Liga Jupiler. Bersama Anderlecht, Lukaku berhasil menjadi top skor Liga Jupiler musim 2009–10 dan membawa Anderlecht sebagai juara. Ia juga meraih Belgian Ebony Shoe tahun 2011, penghargaan pemain terbaik keturunan Afrika di Liga Jupiler. Pada Agustus 2011, ia bergabung ke Chelsea. Pada awal musim 2012–13, Lukaku dipinjamkan ke West Bromwich Albion. Lukaku kembali dipinjamkan pada musim selanjutnya, kali ini ke Everton.

Romelu Lukaku menjadi pemain pertama yang mencetak 50 gol untuk timnas Belgia. Ia merayakannya dengan gaya: memberikan 5000 tiket gratis kepada badan amal.

Babak Kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup I antara Belgia vs San Marino berlangsung di Stadion King Baudouin, Brussels, Jum’at (11/10/2019) dini hari WIB. Di laga itu, The Red Devils melumat tim tamu 9-0.

Lukaku membuka keunggulan tim tuan rumah melalui sepakan di menit ke-28. Ia kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-41.

Gol pertama pemain berusia 26 tahun itu berujung ke sebuah rekor, sebab itu merupakan torehannya ke-50 bersama timnas Belgia. Ia menjadi pemain pertama yang mampu menceploskan 50 gol untuk De Rode Duivels.

Mantan pemain Manchester United itu berhasil mencatatkan rekor tersebut dalam 83 pertandingan bersama timnas Belgia sejak 2010. Dengan gol keduanya, ia pun otomatis mencapai 51 gol.

Untuk merayakan pencapaian rekor tersebut, Lukaku berjanji memberikan 5000 tiket gratis untuk menyaksikan pertandingan kepada dua yayasan amal untuk kanker dan diabetes. Nazar itu disampaikannya melalui akun Twitter timnas Belgia sebelum pertandingan menghadapi San Marino.

Dua lembaga amal itu dipilih Lukaku karena merasa punya ikatan batin. Lukaku mengakui dirinya pernah kehilangan orang-orang yang tersayang karena penyakit kanker dan diabetes.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like